IG | Pematangsiantar – Beberapa hari belakangan warga yang bermukim disepanjang jalan Jawa Kota Pematangsiantar diresahkan dengan adanya kegiatan penggalian sisi ruas jalan, Rabu (27/11/2019).
Sampai saat ini para pekerja setiap hari melakukan galian sekitar sedalam 20cm tetapi tidak ada seorang pun warga yang mengetahui peruntuka galian maupun proyek dikelola dari instansi mana karena tidak adanya dijumpai plank proyek.
Seorang warga jalan Jawa yang enggan namanya dipublikasikan menjelaskan kegiatan penggalian sudah berjalan hampir seminggu tetapi tidak ada plank proyek dan sangat disayangkan akibat penggalian dimana tanah maupun puing galian campuran bebatuan tidak langsung diangkut sehingga memakan bahu jalan selebar 1.5meter padahal jalan Jawa merupakan salah satu jalan tersibuk di Kota Pematangsiantar sehingga mengakibatkan macet.
“Mana ada yang tau bang proyek apa ini, plang proyeknya pun tidak ada” jelasnya.
Masyarakat memang sangat apesiasi pembangunan tetapi alasan bahwa bangunan mengharuskan perusakan gorong gorong dan plat beton warga seharusnya dilakukan terlebih dahulu sosialisasi maupun terbitnya surat edaran dari instansi terkait kepada warga.
“Mereka pekerja sesuka hati membongkar plat beton kami sehingga seminggu ini kami untuk masuk kerumah terganggu, dimana hadirnya Pemerintah Kota Siantar yang dipimpin Walikota Hefriansyah Noor apakah sesuka hati merusak akses masuk warga dan dilakukan galian tidak ada sosialisasi maupun surat edaran” kesalya. Red01