Yayasan Akper Pemkab Taput Berubah Menjadi Yayasan Akper Nahanson, Ada Apa…???

iGNews | Taput – Akper Pemkab Tapanuli Utara dikabarkan sudah berubah nama menjadi Yayasan Akper Nahanson pada Tahun 2015. Pada masa Tahun sebelum 2015, bahwa Yayasan Akper Pemkab Tapanuli Utara di Ketuai Sanggam Hutagalung (Sekda Tapanuli Utara) dan sebagai Dewan Pembina adalah Rustam Efendy Nainggolan, Torang Lumbantobing dan Sarlandy Hutabarat.

Namun pada era Drs. Nikson Nababan menajabat Bupati Taput, bahwa Yayasan Akper Pemkab Tapanuli Utara di alih fungsikan menjadi Yayasan Akper Nahanson yang diketuai oleh Sabungan Parapat dan sebagai dewan pembina adalah Nikson Nababan.

Hal ini menjadi sebagai pembahasan di tengah tengah masyarakat, apalagi terkait dengan bantuan hibah dari Kementerian PUPR senilai Rp. 18 Miliar untuk pembangunan rumah susun Yayasan Akademi Perawat Pemkab Tapanuli Utara.

“Tangkap dan penjarakan setiap orang yang melakukan pembohongan dan manipulasi atas penggunaan uang Negara. Jangan diberikan pergerakan bagi pelaku praktek korupsi” tegas Djonggi Napitupulu kepada reporter Indigonesw, Jumat (5/4/2024).

Salah seorang pengurus Yayasan Akper Pemkab Taput yang tidak mau namanya disebut mengatakan “Saya salah satu peserta dalam peralihan perubahan Akper Pemkab Taput menjadi Yayasan Akper Nahanson, sebelumnya Ketua Akper Pemkab Taput adalah Bapak Sanggam Hutagalung (mantan Sekda Taput), kemudian para Ketua dewan pembina adalah Rustam Efendi Nainggolan (mantan Bupati Taput), Torang Lumbantobing (mantan Bupati Taput) dan Sarlandy Hutabarat”.

Lanjutnya memaparkan “Setelah itu pada tahun 2015 terjadilah peralihan menjadi Yayasan Akper Nahanson yang diketua i oleh Sabungan Parapat dan sebagai Ketua Pembina adalah Farel M Parapat dan Nikson Nababan. Namun fasilitas yang dipergunakan Yayasan Akper Nahanson adalah milik Pemkab Tapanuli Utara dengan sistem sewa”.

“Yang menjadi pertanyaan, apakah fasilitas gedung milik Pemkab Taput benar benar sewanya dibayarkan, dan berapa bayarnya pertahun yang disetorkan ke Kas Daerah..?” tanyanya.

Menanggapi hal itu eks. Kepala Dinas Dipenloka Kabupaten Taput, Ir. James Simanjuntak saat dikonfirmasi terkait atas peralihan nama Yayasan Akper Tapanuli Utara menjadi Yayasan Akper Nahanson Tahun 2015 serta berapa bayaran sewa asset milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara oleh pihak Yayasan Akper Nahanson kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, sampai berita ini terbit tidak ada jawaban.

Demikian juga Kepala Dinas Dipenloka saat ini menjabat, Kijo Sinaga juga memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait berapa bayaran sewa asset/ fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara oleh pihak Yayasan Akper Nahanson. IGN_Freddy Hutasoit